Everyone is welcome to publish article/opinion related to Malingsia issues on this blog. Send your article/opinion to dinner.devil@gmail.com with subject Truly Malaysia Hater!.

Saturday, December 22, 2007

Klaim Malaysia atas budaya Indonesia kian meluas

Metrotvnews.com, Jakarta: Klaim Pemerintah Malaysia terhadap budaya Indonesia sangat meresahkan masyarakat. Maklum, klaim tersebut merambah ke banyak khasanah budaya. Kain batik merupakan salah satu khazanah budaya Indonesia yang pertama kali diklaim oleh Malaysia. Tiba-tiba Malaysia memperkenalkan kain batik sebagai barang buatan asli Malaysia ke mancanegara di awal tahun 2000.

Para perajin batik di Pekalongan, Jawa Tengah, sempat mengeluhkan tindakan Pemerintah Malaysia yang akan mematenkan batik sebagai barang buatan mereka. Tidak berhenti di situ. Lagu Rasa Sayange juga diklaim sebagai milik Malaysia. Menurut Pemerintah Malaysia, lagu Rasa Sayange dibuat pada 1907 oleh orang Malaysia.

Selain itu mereka juga mengklaim bahwa tarian Barongan yang sangat mirip dengan reog Ponorogo adalah milik mereka. Klaim ini karena reog sudah lahir dahulu kala pada saat Indonesia dan Malaysia berada dalam satu rumpun, yaitu rumpun melayu.
Sejumlah kekayaan budaya Indonesia yang diklaim, yaitu lagu khas Betawi yang berjudul Jali-Jali dan musik angklung. Makanan rendang yang merupakan makanan khas daerah Padang pun sudah diklaim sebagai makanan rumpun Melayu atau makanan Malaysia.

Dan yang baru Malaysia juga mengklaim bahwa bahasa Indonesia merupakan bahasa Malaysia atau bahasa Melayu. Ini pernah diucapkan oleh Wakil Duta Besar Malaysia untuk Indonesia Datuk Abdul Aziz Harun beberapa hari lalu. Menurutnya, semua khasanah budaya ini sudah ada di Malaysia sejak ratusan tahun lalu. (http://www.metrotvnews.com/berita.asp?id=49821)